Kamu pasti akan langsung membayangkan sebuah lanskap indah yang berisi perpaduan serasi antara tanaman hias, kayu, batu aquascape, dan ikan-ikan kecil nan cantik. Namun, menemukan komposisi dan kombinasi dari berbagai elemen tersebut bukanlah hal mudah. Untuk mendapatkan hasil aquascape yang memuaskan, kamu harus pintar memilih komponen hiasan, termasuk komponen hardscape berupa batu hias.

Berikut daftar beberapa jenis batu yang umum dipakai dalam aquascape:

Nama Batu

Karakter

Keunggulan

Harga

Lava Rock

  • Berwarna hitam, merah, dan merah kehitaman
  • Tekstur berpori
  • Sangat cocok untuk membuat fitur air terjun
  • Bisa digunakan untuk bebatuan jungle style
  • Cukup mudah didapatkan

Cek harga di sini

Garang Stone/Eragon

  • Tekstur kasar dan berongga
  • Berwarna kuning kecoklatan
  • Sangat cocok untuk yang ingin menanam anubias dan buce
  • Harga relatif murah dan mudah didapatkan

Belum tersedia

Fosil

  • Warna kecoklatan
  • Batu terbuat dari fosil tumbuhan
  • Sangat cocok untuk tank bertema hardscape 

Cek harga di sini

Seiryu

  • Berwarna abu-abu
  • Tekstur runcing
  • Salah satu batu favorit untuk gaya iwagumi
  • Relatif murah untuk batu impor

Belum tersedia

Besi

  • Berwarna coklat-hitam
  • Tekstur dan guratan tak beraturan
  • Cocok untuk membuat tebing, bukit, atau gunung dalam tanki

Belum tersedia

Serpentine

  • Berwarna abu-abu dan hitam
  • Memiliki serat batu yang berwarna putih
  • Akan terlihat lebih gelap ketika dimasukkan ke dalam air
  • Cocok untuk tangka bertema iwagumi dan natural
  • Harga relatif terjangkau

Belum tersedia

Batu kali

  • Berwarna abu-abu
  • Tekstur halus
  • Mudah didapatkan di sungai atau kali
  • Cocok untuk media tanam moss

Belum tersedia

Ryuoh

  • Sangat mirip dengan batu seiryu
  • Berwarna abu-abu bergurat putih
  • Sangat cocok untuk gaya hardscape
  • Bisa meningkatkan ph air

Belum tersedia

Ohko/Naga

  • Berwarna coklat kehijauan
  • Tekstur bersisik seperti naga
  • Teksturnya yang unik meningkatkan estetika
  • Puing halusnya sering bertebaran di dasar tangki

Belum tersedia

Manten

  • Warna beragam (biasanya abu-abu)
  • Tekstur natural seperti bebatuan gunung
  • Ideal untuk aquarium bertema bebatuan dan natural

Belum tersedia

Yamaya

  • Warna abu-abu gelap
  • Tekstur dan tampilannya jadi lebih indah ketika dimasukkan ke dalam air
  • Cocok untuk menambah volume tangki
  • Ideal sebagai batu peralihan dari satu substrat ke substrat lainnya
  • Cocok dikombinasikan dengan kayu

Belum tersedia


Batu-batu lainnya bisa dicek di sini

 

Beberapa jenis batu dan penjelasannya:

 

1. Lava Rock, adopsi kekuatan gunung berapi dalam aquascape

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Lava rock, dari gunung berapi ke akuarium (Foto: unsplash/@kristensturdivant)

Lava rock adalah batu yang terbuat dari lava gunung berapi. Jadi, kamu bisa mendapatkan batu ini di lereng-lereng gunung. Batu ini memiliki ciri khas berwarna hitam atau merah dengan tekstur berpori. Batu ini cukup ringan, sehingga sangat cocok digunakan untuk aquascape.

Biasanya orang menggunakan batu ini untuk membuat tebing air terjun (waterfall) dan bebatuan di bawah pohon untuk jungle style. Bila kamu enggan jauh-jauh mencari batu ini sampai ke lereng gunung, kamu juga dapat mendapatkan batu ini di pasaran dengan mudah. Harga batu ini berkisar antara Rp7.000-30.000/kg, tergantung tingkat keindahannya.

 

2. Garang Stone (Eragon), tingkatkan estetika di dalam aquascape-mu

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Garang stone untuk menanam anubias atau buce (Foto: unsplash/@xcvii)

Garang Stone memiliki tekstur yang kasar dan juga berongga. Batu ini biasanya berwarna kuning kecoklatan. Batu ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menanam anubias atau buce di aquascape kamu. Harga batu ini juga relatif murah. Kamu sudah bisa membawa pulang batu ini dengan membayar Rp10.000-40.000/kg.

 

3. Batu Fosil, si ringan dengan fungsi segudang

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Batu fosil, dari sisa-sisa menjadi estetika (Foto: pixabay/rottonara)

Batu fosil merupakan batu yang terbuat dari fosil tumbuhan, seperti kayu. Batu ini biasanya berwarna kecoklatan. Batu ini juga terbilang ringan sehingga bisa digunakan untuk aquascape. Biasanya batu ini diletakkan secara vertikal. Harga batu fosil ini berkisar antara Rp8.000-10.000/kg.

 

4. Seiryu Stone, tampilkan keindahan khas negeri sakura dalam akuarium

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Batu asli Jepang yang mempesona (Foto: pinterest)

Seiryu stone adalah batu yang berasal dari Jepang yang biasa digunakan untuk membuat aquascape bertema Iwagumi. Batu ini berwarna abu-abu dengan tekstur runcing. Batu ini merupakan hardscape paling populer yang cukup sering digunakan. Sebagai batu hias impor, Seiryu stone dibanderol dengan harga yang cukup murah, yakni berkisar antara Rp20.000-40.000/kg.

 

5. Batu Besi, pencipta kesan alami khas pegunungan

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Batu besi untuk membuat tebing, bukit, atau gunung (Foto: wikipedia)

Batu besi biasanya berwarna hitam gelap dan tekstur guratan tak beraturan. Batu ini seringkali digunakan untuk membuat tebing, bukit, atau gunung. Batu besi ini dihargai sekitar Rp10.000-15.000/kg.

 

6. Batu Serpentine, memberikan kesan alami yang kental

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Batu Serpentine seringkali dipakai untuk aquascape tema Iwagumi dan nature style (Foto: bestcrystals.com)

Batu Serpentine memiliki warna abu-abu dan hitam (black serpentine). Namun, jika dimasukkan ke dalam air, batu ini akan berubah warna menjadi semakin gelap. Batu ini memiliki serat batu yang membentuk bercak putih seperti kaca. Batu ini cocok digunakan untuk aquascape tema Iwagumi dan nature style. Batu ini juga memiliki harga yang cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp10.000-15.000/kg.

 

7. Batu Kali, mudah didapatkan di mana-mana

7 Jenis Batu Hias Favorit untuk Aquascape
Batu kali bisa didapatkan di tepi dan di dalam sungai (Foto: unsplash/@jakeandersonphotobg)

Bila sebelumnya kamu telah disuguhkan berbagai macam jenis batu hias aquascape yang berbayar, dengan batu kali kamu juga dapat membuat dan memperindah aquascape kamu secara cuma-cuma. Batu kali dapat kamu dapatkan dengan mudah di sungai-sungai di sekitarmu. Kamu hanya perlu pandai memilih-milih mana batu kali yang bagus dan sesuai untuk aquascape kamu. Batu kali memiliki ciri berpori-pori. Batu ini sering digunakan sebagai media tanam berbagai moss.

 

8. Batu Ryuoh, saudara dari Batu Seiryu

Batu Aquascape - 08
Gambar batu Ryuoh, "saudara" kandung batu Seiryu (foto: glassaqua.com)

Jika dilihat sekilas, sulit sekali membedakan batu Ryuoh dan batu Seiryu. Pasalnya, kedua batu ini memang sangat mirip. Saking miripnya, banyak yang menjual Ryuoh dengan melabelinya sebagai Seiryu. Padahal, batu Seiryu sudah tidak boleh diperjualbelikan. Kedua batu ini sama-sama berasal dari Jepang, meski batu Ryuoh dapat ditemukan juga Amerika Serikat dan UK.

Ryuoh sering sekali digunakan untuk membuat aquascape iwagumi. Soalnya, batu Ryuoh memiliki tekstur yang indah, dan cocok sekali untuk focal point pada akuarium.

Lalu, bagaimana cara membedakan Ryuoh dan Seiryu? Seiryu memiliki nuansa kebiru-biruan dan urat yang berwarna putih.

 

9. Batu Ohko, batu cantik dengan sisik naga

Batu Aquascape - 9
Gambar batu Ohko, batu yang biasanya ditemukan di dekat danau, kolam, atau perairan Jepang (foto: shrimpoly.com)

Batu Ohko, atau yang biasa dikenal sebagai batu naga, kerap ditemukan di Jepang. Biasanya batuan ini ditemukan di dekat danau, kolam, atau tepi pantai. Batu ini mendapatkan nama naga berkat teksturnya yang menyerupai sisik naga. Ini merupakan hasil erosi dari ombak atau air yang kemudian dikeraskan secara alami oleh matahari.

Batu Ohko memiliki elemen tanah liat. Jadi, jangan heran kalau kamu menemukan bagian yang lunak atau puing-puing halusnya bertebaran di dasar akuarium. Para aquascaper suka sekali menggunakan batu Ohko karena teksturnya yang alami dan indah.

 

10. Batu Manten, biasa ditemukan di daerah tinggi dan pegunungan

Batu Aquascape - 10
Gambar batu Manten, batu cantik yang bagaikan miniatur pegunungan (foto: eBay.com)

Berasal dari Jepang, batu Manten kerap digunakan untuk layout Iwagumi. Batu ini biasanya ditemukan di daerah tinggi atau gunung berapi yang tidak aktif. Semakin tinggi daerahnya, semakin banyak retakan indah pada batu Manten.

Tercipta dari erosi dan tekanan selama ratusan tahun, Manten bagaikan miniature pegunungan dengan tekstur dan retakannya yang alami. Batu Manten sangat aman untuk berbagai flora dan fauna akuarium.

 

11. Batu Yamaya, berguna untuk volume dan komposisi

Batu Aquascape - 11
Gambar batu Yamaya, batu dengan rona abu-abu yang natural (foto: aquasabi.com)

Sama seperti Ohko, Seiryu, dan Ryuoh, batu Yamaya juga berasal dari Jepang. Batu ini memiliki rona keabu-abuan dan teksturnya jadi lebih indah ketika dimasukkan ke dalam akuarium. Para aquascaper biasanya menggunakan batu ini untuk menambah volume aquarium.

Biasanya, para penghobi aquascape menggunakan batu Yamaya dalam dua cara. Pertama, menggunakannya sebagai transisi dari satu substrat ke substrat lainnya. Kedua, mengombinasikannya dengan driftwood untuk menambah volume dan agar kayu tak terlihat “kesepian”.

 

Sumber: https://review.bukalapak.com/hobbies/7-jenis-batu-hias-favorit-untuk-aquascape-63576

Bagikan: