Banyak orang bertanya-tanya tentang Sejarah Aquascape. Siapa yang pertama membuatnya. Banyak pula orang bingung dengan perbedaan istilah Aquarium dengan Aquascape. Padahal bentuk wadahnya sama, isinya juga sama-sama air dan ada hewan yang dipelihara di dalamnya. Wadahnya sama-sama menggunakan box/kubus/kotak yang terbuat dari bahan transparan. Atau bisa terbuat dari kaca atau akrilik dengan ukuran dan ketebalan yang disesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya.

Belakangan ini banyak yang menganggap bahwa aquarium itu adalah memelihara ikan dalam kotak kaca. Sedangkan aquascape adalah menanam tumbuhan air di dalam kotak kaca. Bahkan anggapan ini sering dilontarkan oleh pelaku bisnis aquarium itu sendiri. Kami tidak dapat menyalahkan anggapan yang salah kaprah itu. Karena suatu kesalahan bila dilakukan secara masal dan berjamaah akan ‘seolah-olah’ menjadi kebenaran.

Awal Mula Aquascape

A. Era Kuno

Sejak jaman Romawi Kuno, orang-orang sudah biasa melakukannya. Namun dulu belum ditemukannya wadah yang terbuat dari kaca. Orang-orang memeliharanya dalam wadah seperti mangkok yang terbuat dari tanah liat atau batu.

Sejarah Aquascape Pada tahun 1369, seorang Kaisar China mendapat ide untuk membuat wadah untuk memelihara ikan hias. Bahan dasarnya dari porselen yang berbentuk mangkok sebagai wadah memelihara ikan hias. Saat itu, yang populair adalah ikan hias jenis ikan mas.

B. Era Pertengahan

Pada tahun 1836, Dr. Nathaniel Bagshaw Ward menciptakan sebuah kotak yang terbuat dari kaca sebagai wadah untuk pemeliharaan hewan dan tumbuhan tropis yang diberi nama Kotak Wardian/Wardian Box/Wardian Case. Penemuan itu sangat populair karena Wardian Case sangat efektif dan mudah dibawa. cikal bakal sejarah Aquascape.

Pada tahun 1838, Mr. Felix Dujardin tercatat memiliki Reefarium (aquarium air laut).

Pada tahun 1846, Miss. Anne Thynne membuat Reefarium dan mampu membentuk ekosistem air laut, sehingga beliau mampu mempertahankan Koral Scleractinia dan rumput laut tetap hidup di dalam wardian case selama tiga tahun. Dengan prestasinya itu, beliau dituduh sebagai penemu aquarium air laut (Reefarium) yang seimbang secara ekosistem.

Pada tahun yang sama, Mr. Robert Warington membuat ekosistem aquarium air tawar (aquascape) dengan kotak yang lebih besar, sekitar berkuran 13 galon yang diisi dengan ikan massiput dan tumbuhan Vallisneria. Dan berhasil membuat ekosistem secara stabil di dalam case tersebut.

Pada tahun 1853, kebun binatang London membuka untuk umum sebuah aquarium terbesar pada saat itu.

Mr. Philip Henry Gosse adalah orang pertama yang menggunakan istilah Aquarium pada bukunya yang berjudul “The Aquarium: An Unveiling of the Wonders of the Deep Sea” yang membahas tentang Reefarium.

Pada tahun 1858, Mr. Edward Edwards (mungkin keturunan sunda O_O) mematenkan sebuah system sirkulasi untuk akuarium.

Pada tahun 1856, tulisan yang membahas tentang aquarium air tawar (aquascape) dipublikasikan. Tulisan itu menjadi viral pada masanya, karena orang-orang menganggap aquascape lebih mudah pembuatan dan perawatannya dari pada reefarium.

C. Era Moderen

Pada masa era Victoria, design akuarium adalah kotak dengan satu sisi dindingnya terbuat dari kaca. Sisi dinding yang lainnya terbuat dari kayu yang dibuat kedap air. Sisi dasarnya terbuat dari batu dan dihangatkan dari bawah. Kemudian diperkenalkan design lain yang menggunakan bahan kaca di semua sisi dinding dan dasarnya, sedangkan rangkanya terbuat dari logam.

Seiring perkembangan jaman, terciptalah aliran-aliran dalam cara menata/mendesign aquascape. Alirannya seperti gaya Ducth StyleNatural StyleIwagumi StyleWabi_kusa Style dan masih banyak gaya-gaya yang lainnya. Semua aliran bertujuan untuk membuat sebuah aquascape sangat indah untuk dipandang.

 

Sumber: https://aquair.id/sejarah-aquascape/

Bagikan: